Senin, 02 April 2012

Nafais Tsamarat: Antara Dua Kesabaran


Sabar melawan hawa nafsu lebih sulit daripada sabar menghadapi pertempuran dan lebih besar pahalanya. Pemberani yang maju ke medan pertempuran, ia sedang mengunyah nikmatnya kemenangan dengan gerahamnya. Sehingga apabila telah ada pertempuran sengit, maka jiwanya bersemangat dan bergelora. Sementara orang mukmin yang berperang melawan hawa nafsu, ia sedang menelan pahitnya larangan (meninggalkan perkara-perkara haram). Sehingga apabila ia bersih kukuh pada kesabaran, maka jiwanya berpaling dan menangis. Pemberani yang berperang melawan musuh-musuhnya-maka itu dilakukan bisa saja-karena riya’ (hipokrit), sum’ah (gila hormat), fanatisme dan berharap ridha Allah. Namun, orang mukmin itu tidak berperang melawan hawa nafsunya, kecuali karena ketaatan dan semata-mata berharap ridha Allah.

Mushtafa as-Siba’i, dalam kitabnya “Hakadza Allamatni al-Hayah, Begitulah Kehidupan Mengajariku”.

By : Hizbut tahrir indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara
======================================


Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. --------------------------------------------------------
Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------
Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. -----------------------------------------------------
Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------
Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” ---------------------------------------------------
Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB:
========================================== bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB:

@lisawidiastuti ( twitter)
syarifahhti@gmail.com ( Google mail )
Al khilafah syarifah tsabitah ( facebook)
Liha_cantik@yahoo.co.id ( yahoo mail )
PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM
PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM
------------------------------------------------------ ======================================
“(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) --------------------------------------------------------------------------
ISLAM ITU PADA AWALNYA ASING DAN AKAN KEMBALI ASING SEBAGAIMANA AWALNYA, MAKA BERBAHAGIALAH ORANG-ORANG YANG ASING

====================================== Rasulullah bersabda (yang artinya), "Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba')."(hadits shahih riwayat Muslim)

============================================================================== "Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). (Mereka adalah) orang-orang shalih yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk. Dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka."(hadits shahih riwayat Ahmad)


============================================================================= "Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak."(hadits shahih riwayat Abu Amr Ad Dani dan Al Ajurry)

My mind